Cara kerja scoring

Tiap lead dinilai dua hal, sebelum sampai ke sales.

Bukan asal masuk. Tiap calon pembeli diukur dari dua sisi: cocok ga sama proyek kamu, dan seberapa siap dia gerak. Hasilnya nentuin siapa yang sales samber duluan, dan ga ada lead yang dibuang.

Semua channel bisa ngedatengin lead, tapi yang penting mana yang layak dikejar, bukan banyaknya, makanya diukur dua hal:

FIT

Cocok ga sama proyek kamu?

Diukur dari barang yang kamu jual. Beda developer, beda hasilnya.

  • Lokasiarea incarannya nyambung sama proyek kamu
  • Hargabudget-nya nyampe ke harga unit kamu
  • Tipeyang dia mau (tapak, apartemen) sama kayak yang kamu jual
READINESS

Seberapa siap dia gerak?

Melekat ke orangnya, ga peduli developer mana.

  • Timelinekapan dia rencana beli, sinyal paling kuat
  • Kesiapan DPuang mukanya udah kekumpul berapa
  • Kelayakan KPRkemungkinan lolosnya ke bank
FIT dicek duluan. Cocok dulu sama proyek kamu, baru kesiapannya ngatur antrean. Lead yang ga cocok ga dibuang, tapi dioper ke partner biar tetap ada nilainya.
Coba sendiri

Lihat prosesnya dalam satu layar.

Yang dijual developer, calon pembeli, dan hasilnya, semua satu layar, ubah jawaban dan skor langsung gerak.

1 Yang dijual developer
LokasiBSD
Hargamulai Rp 900 jt
TipeRumah tapak

Ini patokan FIT. Tiap calon pembeli dicocokin ke sini.

2 Calon pembeli isi tool

Tiap jawaban diisi di tool yang beda. Warnanya nunjukin asalnya.

Pilih Lokasi Quiz
Cek Budget Kalkulator
Rumah Impian Quiz
Plan Nabung Kalkulator
Cek KPR Quiz

Disatuin lewat satu nomor WhatsApp. Lima tool beda, satu profil. Calon pembeli ga pernah ngisi data yang sama dua kali.

3 Hasil cocokin
FIT100
Lokasi tepat, harga nyampe.
READINESS100
Timeline dekat, DP siap, KPR aman.
HOT

Follow up segera, ajak visit. Cocok sama proyek kamu dan udah siap gerak.

Ini versi sederhana buat gambaran. Di sistem asli, data ini kekumpul otomatis dari tool yang calon pembeli isi, lalu langsung masuk dashboard sales.

Hasilnya

Empat keputusan, ga ada lead yang nyangkut.

Klik tiap baris buat lihat sales mesti ngapain.

HOTCocok dan udah siap gerak
Follow up segera, ajak visit. Ini lead paling panas. Cocok sama proyek kamu dan kesiapannya tinggi, tinggal didorong ke closing.
WARMCocok, tapi belum siap
Nurture dulu. Barangnya cocok, tapi timeline-nya masih jauh atau DP belum kekumpul. Jangan dipaksa closing, dimateng-in pelan biar ga lari ke tempat lain pas dia siap.
MATCH, nunggu sinyalCocok, kesiapannya belum ketauan
Follow up buat ngorek kesiapan. Cocok sama proyek kamu, tapi dia belum ninggalin sinyal kapan mau beli. Sales nelpon bukan buat nutup deal, tapi buat nanya rencananya, begitu kejawab dia langsung pindah jadi HOT atau WARM.
NO-MATCHGa cocok sama proyek kamu
Dioper ke partner. Lokasi, harga, atau tipenya ga ketemu sama stok kamu. Daripada hangus, lead-nya diarahin ke developer partner yang lebih cocok, jadi tetap ada nilainya buat kamu.

Calon pembeli cukup isi sekali, sisanya sistem yang kerja.

Dari satu kali isi, lead langsung ke-skor dan diarahin ke sales atau partner. Tanpa ngisi ulang, tanpa nyortir manual.

Ngobrol bareng kami